kepala bidang lalu lintas

KEPALA BIDANG LALU LINTAS

Nama                                : TRI WAHYUDI HUDA, SE,MSi

NIP                                     : 19790215 200904 1 002

Tempat Tanggal Lahir    : Kotabaru, 15 Februari 1979

Pendidikan                       : S2 ( UGM )

Uraian Tugas
·         Bidang lalulintas mempunyai tugas melakukan penyiapan perumusan kebijakan teknis dan penyelenggaraan kegiatan di bidang lalulintas.
·         Bidang lalulintas dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud:
1.       Penyiapan bahan perumusan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan pengelolaan sarana transportasi, manajemen dan rekayasa lalu lintas;
2.       Penyelenggaraan pengelolaan sarana transportasi , manajemen dan rekayasa lalu lintas;
3.       Penyusunan program dan kegiatan pendataan, survei, mengolah, menganalisis serta pengawasan sarana transportasi;
4.       Penentuan lokasi, pembangunan, pemeliharaan, dan penghapusan sarana transportasi;
5.       Penyelenggaraan pelayanan dan pengendalian perijinan pendidikan dan pelatihan;
6.       Pelaksanaan pengaturan, pengawasan penggunaan, pemberian izin pembangunan dan pengoperasian jalan;
7.       Penyelenggaraan pengelolaan data, informasi, meinventarisasi permasalahan dan pemecahan masalah bidang pengelolaan sarana transportasi, manajemen dan rekayasa lalu lintas;
8.       Penyiapan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis yang berkaitan dengan kontribusi dan optimalisasi pengelolaan jalan khusus;
9.       Perencanaan dan penetapan pengelola jalan khusus, pendataan, pengawasan, pembinaan dan penertiban penggalian potensi baru, perforasi tiket/karcis dan pendapatan kontribusi pengelolaan jalan khusus;
10.   Penyusunan, pengaturan, dan penetapan kelas jalan pada jaringan jalan kabupaten/desa dan jalan kota;
11.   Penyelenggaraan pencegahan, penanggulangan dan penelitian kecelakaan lalu lintas;
12.   Pelaksanaan proses pengusulan perizinan, penetapan larangan dan pengawasan terhadap penggunaan sarana dan prasarana selain untuk kepentingan lalu lintas;
13.   Penyusunan dan pelaksanaan kajian, analisis, penilaian dan evaluasi dokumen andalalin, manajemen dan rekayasa lalu lintas;
14.   Pelaksanaan survei volume, kecepatan lalu lintas, data perjalanan, mengolah dan menganalisis serta mengidentifikasi tingkat pelayanan prasarana transportasi;
15.   Koordinasi, monitoring pola pengaturan dan rekayasa lalu lintas dengan instansi terkait;
16.   Penetapan standard batas maksimum muatan kendaraan;
17.   Penyelenggaraan kegiatan perencanaan, pengaturan, perekayasaan, pemberdayaan, pengawasan lalu lintas;
18.   Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas/kegiatan; dan
19.   Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan.
·         Untuk menjabarkan tugas pokok dan fungsi, bidang lalu lintas  mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
1.       Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan pengelolaan sarana transportasi, manajemen dan rekayasa lalu lintas sungai, danau, perairan, laut dan udara;
2.       Menyelenggarakan kegiatan pengelolaan sarana transportasi, manajemen dan rekayasa lalu lintas sungai, danau, perairan, laut, dan udara;
3.       Menyusun program dan kegiatan pengelolaan pendataan, survei kebutuhan, mengolah dan menganalisis data kebutuhan serta pengawasan sarana transportasi darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara;
4.       Menyiapkan bahan penetapan rencana induk jaringan llaj kabupaten;
5.       Menentukan lokasi, pembangunan, pemeliharaan, dan penghapusan sarana transportasi;
6.       Menyelenggarakan pelayanan dan pengendalian perijinan pendidikan dan latihan mengemudi, bengkel umum kendaraan bermotor, pembangunan dan operasional jalan khusus;
7.       Melaksanakan pengaturan dan pengawasan penggunaan jalan umum dan jalan khusus;
8.       Melaksanakan proses pemberian izin pembangunan dan pengoperasian jalan khusus;
9.       Menyelenggarakan pengelolaan data, informasi, meinventarisasi permasalahan dan pemecahan masalah bidang pengelolaan sarana transportasi, manajemen dan rekayasa lalu lintas darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara
10.   Menyiapkan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis yang berkaitan dengan kontribusi dan optimalisasi pengelolaan jalan khusus;
11.   Melaksanakan perencanaan dan penetapan pengelola jalan khusus, pendataan, pengawasan, pembinaan dan penertiban penggalian potensi baru, perforasi tiket/karcis dan pendapatan kontribusi pengelolaan jalan khusus;
12.   Melaksanakan penyusunan, pengaturan, dan penetapan kelas jalan pada jaringan jalan kabupaten/desa dan jalan kota;
13.   Penyelenggaraan pencegahan, penanggulangan dan penelitian kecelakaan lalu lintas di darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara;
14.   Menyelenggarakan proses pengusulan perizinan, penetapan larangan dan pengawasan terhadap penggunaan sarana dan prasarana selain untuk kepentingan lalu lintas darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara di kabupaten.
15.   Melaksanakan penilaian dan evaluasi dokumen analisis dampak laulintas (andalalin) di jalan kabupaten dan membuat kajian, analisis dan melaksanakan hasil kajian, analisis penanganan dampak lalu lintas pada suatu kawasan atau pembangunan serta melaksanakan kajian teknis yang berkaitan dengan analisis dampak lalu lintas atau manajemen dan rekayasa lalu lintas darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara ;
16.   Melaksanakan survei volume dan kecepatan lalu lintas, mengetahui asal dan tujuan perjalanan, mengolah dan menganalisis data lalu lintas, identifikasi tingkat pelayanan prasarana transportasi darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara;
17.   Melaksanakan koordinasi dan monitoring pola pengaturan dan rekayasa lalu lintas darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara dengan instansi terkait;
18.   Menetapkan standard batas maksimum muatan bagi kendaraan pengangkut barang baik darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara.
19.   Menyelenggarakan kegiatan perencanaan, pengaturan, perekayasaan, pemberdayaan, pengawasan lalu lintas transportasi darat, sungai, danau, perairan, laut, dan udara;
20.   Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas/kegiatan; dan
21.   Melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas.