seleksi LLAJ putri

Untuk peningkatan pelayanan pengamanan jalur, Bidang Pengendalian Operasional dan Perparkiran membuka seleksi LLAJ Putri. Hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya kepadatan arus lalu  lintas pada waktu dan titik – titik tertentu.

Dengan adanya pengamanan jalur maka kemacetan arus lalu lintas pada titik – titik rawan macet bisa dihindari. Selain itu agar masyarakat bisa tertib dalam berkendara dan mematuhi rambu – rambu yang sudah terpasang.

Untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja pelayanan pada pengamanan jalur maka diperlukan personil yang handal dan berkompeten. Mengingat terbatasnya jumlah personil dalam kegiatan operasional lapangan, Dinas Perhubungan melakukan seleksi penerimaan bagi LLAJ Putri.

Adapun kriteria bagi LLAJ Putri ini harus memiliki tinggi badan minimal 160cm, umur minimal 18 tahun & maksimal 25 tahun, bebas narkoba serta sehat jasmani dan rohani.

Seleksi yang dilaksanakan mencakup test teori, wawancara dan kesamaptaan. Pada seleksi ini melibatkan unsur – unsur terkait baik dari Kepolisian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Kesehatan dan dari Dinas Perhubungan sendiri.

 

Peranan masing – masing unsur dalam seleksi LLAJ Putri yaitu :

  1. Kepolisian melaksanakan seleksi yang berisi tentang Pancasila, Bela Negara, Pengetahuan Umum, dan Kesamaptaan
  2. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melaksanakan seleksi tentang administrasi dan kedisiplinan
  3. Dinas Kesehatan melaksanakan dalam hal pemeriksaan kesehatan
  4. Kabid Pengendalian Lalu Lintas dan Perparkiran bertugas melaksanakan seleksi  tentang pengaturan lalu lintas
  5. Kabid Lalu Lintas melaksanakan seleksi mengenai fasilitas keselamatan transportasi dan rambu-rambu lalu lintas.
  6. Kabid Angkutan melaksanakan seleksi tentang transportasi baik darat, laut maupun udara.
  7. Kasubag Umum dan Kepegawaian melaksanakan seleksi dalam hal wawasan umum dan kepribadian.

Pada tanggal 27 November 2017 dilaksanakan tes secara tertulis. Peserta pada test ini berjumlah 26 (dua puluh enam) orang. Kemudian dilanjutkan dengan test wawancara pada tanggal 28 sampai dengan 29 November 2017. Hasil dari test teori dan wawancara ini terpilihlah sebanyak 10 (sepuluh) orang. Dari 10 (sepuluh) orang tersebut, 1 (satu) orang peserta mengundurkan diri sehingga menjadi 9 (Sembilan) orang

Sembilan orang yang terpilih tersebut kemudian dilanjutkan dengan test kesamaptaan pada tanggal 29 November 2017. Hasil akhir dari seluruh rangkaian test tersebut maka dikerucutkan kembali menjadi 4 (empat) orang untuk bergabung di Bidang Pengendalian Pengoperasin dan Perparkiran.

 

n pengamanan jalur, Bidang Pengendalian Operasional dan Perparkiran membuka seleksi LLAJ Putri. Hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya kepadatan arus lalu  lintas pada waktu dan titik – titik tertentu.

Dengan adanya pengamanan jalur maka kemacetan arus lalu lintas pada titik – titik rawan macet bisa dihindari. Selain itu agar masyarakat bisa tertib dalam berkendara dan mematuhi rambu – rambu yang sudah terpasang.

Untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja pelayanan pada pengamanan jalur maka diperlukan personil yang handal dan berkompeten. Mengingat terbatasnya jumlah personil dalam kegiatan operasional lapangan, Dinas Perhubungan melakukan seleksi penerimaan bagi LLAJ Putri.

Adapun kriteria bagi LLAJ Putri ini harus memiliki tinggi badan minimal 160cm, umur minimal 18 tahun & maksimal 25 tahun, bebas narkoba serta sehat jasmani dan rohani.

Seleksi yang dilaksanakan mencakup test teori, wawancara dan kesamaptaan. Pada seleksi ini melibatkan unsur – unsur terkait baik dari Kepolisian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Kesehatan dan dari Dinas Perhubungan sendiri.

 

Peranan masing – masing unsur dalam seleksi LLAJ Putri yaitu :

  1. Kepolisian melaksanakan seleksi yang berisi tentang Pancasila, Bela Negara, Pengetahuan Umum, dan Kesamaptaan
  2. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melaksanakan seleksi tentang administrasi dan kedisiplinan
  3. Dinas Kesehatan melaksanakan dalam hal pemeriksaan kesehatan
  4. Kabid Pengendalian Lalu Lintas dan Perparkiran bertugas melaksanakan seleksi  tentang pengaturan lalu lintas
  5. Kabid Lalu Lintas melaksanakan seleksi mengenai fasilitas keselamatan transportasi dan rambu-rambu lalu lintas.
  6. Kabid Angkutan melaksanakan seleksi tentang transportasi baik darat, laut maupun udara.
  7. Kasubag Umum dan Kepegawaian melaksanakan seleksi dalam hal wawasan umum dan kepribadian.

 

Pada tanggal 27 November 2017 dilaksanakan tes secara tertulis. Peserta pada test ini berjumlah 26 (dua puluh enam) orang. Kemudian dilanjutkan dengan test wawancara pada tanggal 28 sampai dengan 29 November 2017. Hasil dari test teori dan wawancara ini terpilihlah sebanyak 10 (sepuluh) orang. Dari 10 (sepuluh) orang tersebut, 1 (satu) orang peserta mengundurkan diri sehingga menjadi 9 (Sembilan) orang

Sembilan orang yang terpilih tersebut kemudian dilanjutkan dengan test kesamaptaan pada tanggal 29 November 2017. Hasil akhir dari seluruh rangkaian test tersebut maka dikerucutkan kembali menjadi 4 (empat) orang untuk bergabung di Bidang Pengendalian Pengoperasin dan Perparkiran.

Untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja serta pelayanan lingkup Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu mengingat terbatasnya pegawai yang membantu dalam kegiatan oprasional lapangan maka di buka Pendaftaran DalOps Putri atau petugas LLAJ Putri atau Dalops Cantik sebanyak 4 orang diumumkan lewat berita penerimaan LLAJ Putri dari tanggal 20 November 2017 sampai dengan 24 November 2017 dengan syarat tinggi badan minimal 160 cm dan umur minimal 18 maksimal 25 Tahun.

Adapun Panitia dalam pelaksanaan Penerimaan LLAJ Putri yaitu :

  1. Ipda Beno Widianto (Kapolsek Batulicin)
  2. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Tanah Bumbu
  3. Dinas kesehatan Kab. Tanah Bumbu
  4. Tri Wahyudi Huda, SE.M.Si (Bidang lalu lintas Dinas Perhubungan)
  5. Achmad Marlan, S.Sos (Bidang angkutan Dinas Perhubungan)
  6. Sunandar Manto Alam, SH.MA (Pengendalian lalu lintas dan perparkiran)
  7. Rosilawati, ST (Kasubag umum dan kepegawaian)

 

Masing-masing bertugas sesuai kreteria. Adapun kreteria yang harus di nilai Yaitu :

  1. Kepolisian (kapolsek Batulicin) yaitu tentang pancasila, bela Negara, pengetahuan umum, dan kesemaptaan
  2. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yaitu Tentang administrasi dan kedisiplinan
  3. Dinas Kesehatan yaitu tentang riwayat kesehatan
  4. Kabid pengendalian lalu lintas dan perparkiran yaitu tentang pengaturan lalu lintas
  5. Kabid lalu lintas yaitu tentang Rambu-rambu dan Mandrek lalin
  6. Kabid angkutan Yaitu tentang transportasi darat atau angkutan
  7. kasubag umum dan kepegawaian beserta staf Yaitu tentang keluesan dan kecantikan.

 

Jumlah pendaftar sebanyak 45 orang sedangkan yang memenuhi syarat setelah seleksi administrasi sebanyak 26 orang.

Pada tanggal 27 November 2017 dilaksanakan tes tertulis dengan peserta sebanyak 26 orang. Kemudian Tanggal 28 sampai dengan 29 November 2017 tes wawancara, dan terseleksi sebanyak 10 orang yang masuk dalam peringkat 10 besar yaitu :

  1. Rita Purwanti
  2. Laras Setiya Wardani
  3. Anna Ainunnisa Hidayah
  4. Tasya Putriyatna
  5. Dewi Noor Hikmah
  6. Hasma Febrian Rahmatillah
  7. Neni Melinawati
  8. Irma Dianty
  9. Nadia
  10. Sri Rezki

Langkah selanjut tes kesemaptaan, yang dilaksanakan oleh Kapolsek Batulicin selama satu hari pada tanggal 30 November 2017 dengan peserta 10 orang.

Saat ini  10 orang tersebut ada yang mengundurkan diri 1 orang. Jadi sekarang hanya tersisa 9 orang dan masih dalam penyeleksian untuk 4 orang yang terbaik.

Selanjutnya hasil tersebut diserahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Bumbu karna pada tanggal 30 November 2017 kegiatan panitia sudah berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *